Dana Pensiun BRI merupakan lembaga keuangan berbadan hukum yang didirikan oleh PT. Bank Rakyat lndonesia (Persero) Tbk. dengan maksud dan tujuan untuk menyelenggarakan Program Pensiun Manfaat Pasti yang bertujuan memelihara kesinambungan penghasilan padahari tua para pesertanya, sehingga akan menciptakan ketentraman kerja dan meningkatkan motivasi kerja para Pekerja yang merupakan iklim yang kondusif bagi peningkatan produktivitas.

Guna mendukung tercapainya tujuan pendirian Dana Pensiun BRl, maka penyelenggaraan program pensiun dikelola oleh sumber daya manusia profesional dan memiliki komitmen untuk mewujudkan visi Dana Pensiun, sehingga Dana Pensiun BRI selalu dapat mengutamakan kepuasan para peserta, kepentingan pendiri dan para stakeholder lainnya. Pada hakekatnya pengelolaan Dana Pensiun BRI merupakan amanah yang sangat mulia yang sepatutnya dijalankan dan dikelola dengan menerapkan standar Tata Kelola Dana Pensiun Yang Baik (Good Pension Fund Governance). Untuk itu, Dana Pensiun BRI menginvestasikan kekayaannya secara aman dan menghasilkan keuntungan yang optimal serta berkesinambungan guna meningkatkan kesejahteraan para pesertanya.

Dalam rangka mewujudkan visi dan misinya, Dana Pensiun BRI menjalankan investasi dikelola secara sehat untuk mencapai hasil yang optimal serta memperhatikan prinsip kehati-hatian /prudent investment, sebagaimana yang digariskan dalam Arahan lnvestasi yang ditetapkan oleh pendiri. Dengan demikian akan selalu terjaga peningkatan kinerja yang berkesinambungan guna menjaga perimbangan antara nilai kekayaan untuk pendanaan dengan kewajibannya, dan yang terpenting dapat memberikan kontribusi besar untuk kesejahteraan bersama, khususnya bagi para pensiunan BRl.

1969
Pembentukan Yayasan Dana Pensiun BRI
Dana Pensiun BRI merupakan kelanjutan dari Yayasan Dana Pensiun Bank Rakyat Indonesia (disingkat YDP-BRI) yang didirikan oleh Bank Rakyat Indonesia dengan Akta Notaris Raden Imam Soesetyo Prawirokusumo Nomor 15 tanggal 25 Juli 1969.
1984
Pengesahan Yayasan Dana Pensiun BRI
Pengesahan Yayasan Dana Pensiun BRI
1992
Dana Pensiun BRI Terpisah dari PT. Bank BRI
Dengan berlakunya Undang-undang Nomor 11 Tahun 1992 tentang Dana Pensiun, seluruh Yayasan yang mengelola Program Pensiun harus menyesuaikan dengan UU tersebut. Penyesuaian YDP-BRI dari bentuk hukum Yayasan menjadi bentuk hukum Dana Pensiun dilaksanakan dengan Surat Keputusan Direksi BRI Nokep : S.8-DIR/SDM/04/93 tanggal 10 April 1993 tentang Peraturan Dana Pensiun dari Dana Pensiun BRI dan disahkan berdasarkan Keputusan Menteri Keuangan RI Nomor:Kep-315/KM.17/1994 tanggal 10 November 1994 ditempatkan dalam Berita Negara No. 3 tanggal 10.01.1995 dan Tambahan Berita Negara Negara No. 2/DAPEN tahun 1995. Secara hukum DP BRI menjadi lembaga yang berdiri sendiri terpisah dari PT Bank Rakyat Indonesia Selaku Pemberi Kerja/Pendiri. Pemisahan ini tertuang dalam SK Direksi BRI Nokep. S-3-DIR/ORG/02/93 tanggal 23.02.1993.
1994
Pengalihan Eks YDP BRI ke YKP BRI
Kekayaan eks YDP BRI yang berasal dari Non Manfaat dialihkan ke Yayasan Kesejahteraan Pegawai BRI (YKP BRI). Pemisahan tertuang dalam SK Direksi BRI Nokep. B. 418-SDM/KBJ/94 tanggal 01.11.1994. Pemisahan Kekayaan yang tertuang dalam Berita Acara Penyerahan No. B. 11-SUN/RUS/94 tanggal 03.11.1994. Pemisahaan kekayaan : DP BRI : Rp. 453,4 miliar YKP BRI : Rp. 215,9 miliar
1995
Laporan Nilai Buku menjadi Nilai Wajar
Perubahan penilaian Laporan Dana Pensiun dari Nilai Buku (Perolehan) menjadi Nilai Wajar berdasarkan SK Menkeu RI No. 76/KMK.017/1995 tanggal 03.02.1995. Kekayaan Dana Pensiun BRI menjadi sebesar Rp. 1.169 miliar.
1998
Pembentukan Badan Audit Dana Pensiun BRI
Pertama kali dibentuk Badan Audit Dana Pensiun BRI, dengan SK Direksi BRI Nokep. 01/DP/02/98 tanggal 28.02.1998. Tugas Utama membantu Dewan Pengawas dalam melakukan pengawasan terhadap pengelolaan DP dengan pemeriksaan (audit) terhadap DP BRI. Selain itu ditugasi membantu Direksi DP BRI selaku Pemegang Saham dalam melakukan pengendalian dan pengawasan terhadap jalannya Anak Perusahaan DP BRI.
2000
Dana Pensiun Mengalami Defisit Pendanaan
Berdasarkan perhitungan Aktuaria per 31.12.1999, Dana Pensiun BRI mengalami Defisit Pendanaan. Sehingga BRI memberikan Iuran Tambahan (Dotasi) pada tahun 2000 sebesar Rp. 349,2 miliar.
2006
Dana Pensiun BRI Full Funded
Untuk pertama kalinya Dana Pensiun BRI Full Funded, dengan RKD sebesar 100,54 %.
2007
Penghentian Program Pensiun Manfaat Pensiun (PPMP)
Penghentian Program Pensiun Manfaat Pensiun (PPMP) bagi Pekerja BRI yang diangkat sebagai Pekerja Tetap tmt 1 Januari 2007. Untuk seterusnya hanya diikutsertakan dalam Program Pensiun Iuran Pasti (PPIP). Surat Direksi PT. BRI (Persero) Tbk No. B. 39-DIR/SDM/01/2007 tanggal 24 Januari 2007.
2011
Dana Pensiun BRI mengalami Defisit Pendanaan
Berdasarkan perhitungan Aktuaria per 31.10.2011, Dana Pensiun BRI mengalami Defisit Pendanaan. Sehingga BRI memberikan Iuran Tambahan (Dotasi) pada tahun 2011 sebesar Rp. 270,6 miliar.
2013
Nilai-Nilai Dasar Budaya Kerja Dana Pensiun BRI
Pembentukan dan Penerapan Nilai-nilai dasar Budaya Kerja Dana Pensiun BRI dengan SK Direksi Dana Pensiun BRI No. 36-PEN/DIR/12/2013 tanggal 17 Desember 2013.
2016
Perubahan Logo Dana Pensiun BRI
Perubahan Logo Dana Pensiun BRI yang lebih selaras dengan Visi Dana Pensiun BRI dengan SK Direksi Dana Pensiun BRI No. 54-PEN/DIR/12/2016 tanggal 21 Desember 2016.
2019
Reborn Dana Pensiun BRI
50 tahun anniversary Dana Pensiun BRI Reborn for a Better Future. Dana Pensiun menuju digitalisasi dengan adanya Core Sistem Dana Pensiun BRI Terpadu (dPension)
2020
Perubahan Logo Dana Pensiun BRI
Perubahan Logo Dana Pensiun BRI yang lebih selaras dengan Visi Pendiri PT. Bank Rakyat Indonesia.